Tutorial Mengupil yang Baik dan Benar

Semua orang suka mengupil, walaupun mengupil merupakan perbuatan yang hina dan memalukan kalau dilakukan di depan umum apalagi di depan mantan yang lagi jalan sama pacar barunya, tapi memang harus diakui mengupil adalah kebutuhan bagi setiap insan manusia. Rasanya belum lengkap jadi manusia seutuhnya kalau lubang hidung belum pernah ngerasain digrepe-grepe sama jari tangan.

Untuk menutupi kehinaan setiap insan manusia akan kebutuhannya dalam mengupil, biasanya mereka melakukannya secara diam-diam. Mereka tidak mau terlihat hina oleh orang lain yang sebenernya juga suka ngupil diam-diam. Atau mungkin alasan lain dibalik perilaku diam-diamnya dalam mengupil mungkin karena orang itu enggak pede upilnya kecil-kecil, enggak menggairahkan kalau dilihat.


Semua orang suka mengupil. Yap.. tapi tidak setiap orang tahu cara melakukan ritual mengupil dengan baik dan benar. Mereka cenderung melakukannya secara sembarangan, padahal hidung adalah salah satu harta yang paling berharga selain keluarga.

Mengupil dengan cara yang baik dan benar maka akan menghasilkan kualitas upil yang bagus dan juga melimpah. Nah, untuk kepentingan tersebut sebagai lelaki dengan lingkar hidung yang tidak seimbang gue mencoba untuk memberikan sedikit tutorial mengupil yang baik dan benar agar kalian semua tidak menjadi seperti gue yang harus menerima takdir untuk menjalani sisa hidup dengan lingkar hidung yang tidak seimbang, ini benar-benar menjadi masalah serius karena nafas jadi boros. Padahal dulu waktu masih SD, gue masih inget banget kalau guru mata pelajaran PKn mengajarkan kita untuk hidup hemat. 

Langsung aja deh, gue kasih tutorialnya buat kalian biar bisa mengupil dengan lebih baik dan elegan lagi, nih...
  
Pilih jari yang paling berotot
Memilih jari yang tepat adalah langkah awal yang akan menentukan kesuksesan proses mengupil untuk ke depannya. Jadi dalam memilih jari tangan untuk mengupil, memang itu tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Kalau saran dari gue sendiri sih, hindari penggunaan jempol atau ibu jari. Selain terlihat melawan takdir, ukuran ibu jari juga tidak terlalu proporsional untuk dimasukkan ke dalam lubang hidung. Nah, sekarang kalian punya pilihan empat jari yang bisa digunakan untuk mengupil, kemudian pilihlah jari yang paling berotot, hal ini dimaksudkan agar jari tidak mudah lelah ketika menari-menari di dalam lubang hidung.


Lakukan pemanasan secukupnya
Jari yang berotot kekar tidak akan banyak membantu dalam proses mengupil jika jari yang kamu pilih terlalu kaku, tidak lentur, dan tidak bercahaya. Sekalipun jari kamu terlihat lentik namun kekar, kamu juga perlu melakukan pemanasan untuk kemudahan dalam mengarungi bahtera gelapnya lubang hidung kamu. Pemanasan yang dilakukan untuk membuat jari menjadi lentur cukup mudah, tinggal gerak-gerakkan aja jari yang mau dipakai untuk mengupil selama kurang lebih lima menit. Untuk menambah suasana semakin ceria, gerakan pemanasan kalian bisa dilakukan sambil diiringi musik syahdu. Musik dari Maher Zein misalnya.

Kembang kempiskan hidung
Disadari atau tidak, hidung juga kadang mengalami momen-momen kekakuan dalam kondisi tertentu, mengembangkempiskan hidung termasuk tindakan yang dirasa perlu sebelum mengupil walaupun hal tersebut tidak pernah masuk dalam kurikulum di mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Tapi percayalah, tidak ada ruginya bagi kita untuk mengembangkempiskan hidung agar dinding-dinding hidung di bagian dalam bisa lebih ‘lentur’ saat menerima gesekan-gesekan dari jari yang telah dipliih.
  
Masukkan jari yang telah dipilih ke hidung
Sekarang saatnya melakukan serangan utama ke dalam lubang hidung. Jari berotot yang telah melakukan pemanasan serta hidung yang telah dikembangkempiskan selama beberapa saat. Hal tersebut adalah perpaduan yang sempurna, jari-jari yang berotot tidak akan kesulitan untuk memasuki lubang hidung yang dalemnya gak seberapa tapi tetap harus diraba-raba.
  
Rasakan dan putar perlahan
Setelah jari yang berotot berhasil mendarat dengan selamat di dalam lubang hidung, sekarang saatnya feel yang berbicara, jangan langsung bergerak. Tapi biasakan diri dulu jari kamu dengan lingkungan sekitar di dalam lubang hidung. Setelah jari mulai terbiasa, lakukan gerakan memutar perlahan untuk mendeteksi keberadaan upil bandel yang sering ngumpet dan nempel di bulu hidung. Usahakan gerakan memutar yang dilakukan tidak terlalu cepat, besaran gaya yang digunakan memang susah buat diukur tepatnya berapa, jadi biarkan hati nurani kalian yang bicara.
  
Goyang-goyang
Setelah proses mengelilingi dinding lubang hidung dan posisi jari kamu telah kembali ke posisi awal. Sekarang saatnya kamu menggoyang-goyangkan jari kamu dengan rileks. Cari dan terus cari gumpalan-gumpalan yang jari kamu rasakan. Semakin lentur goyangannya, semakin maksimal hasil yang didapat, dengan menggoyang-goyangkan jari kamu harapannya upil-upil yang membandel dan gak mau lepas dari dinding di dalam lubang hidung satu per satu bisa menyerah karena tidak kuat dengan sensasi goyangan dan gesekan dari jari yang kamu kerjakan.

Angkut
Proses finishing semakin dekat. Setelah target operasi telah ditemukan, hal selanjutnya yang harus dilakukan adalah mengangkut upil tersebut ke tempat yang lebih terang. Gue cuma bisa menghimbau kalau proses pengangkutan sebaiknya dilakukan dengan hati-hati, jangan tergesa-gesa. Karena khawatirnya target operasi yang sudah berada dalam cengkeraman jari kekar kamu bisa sewaktu-waktu terlepas, bahkan ada yang lihai melarikan diri.
  
Peperin ke tempat favorit
Kalau upil yang kamu cari sudah didapatkan. Langkah terakhir adalah menempatkan upil tersebut di tempat yang tepat. Tempat yang tepat bagi setiap orang tentunya berbeda-beda, kalian bisa peperin di tembok, di bawah meja atau bahkan bisa dipeperin di mulut temen. Yang terakhir itu bisa dilakukan kalau orangnya tegaan, tapi kalau saran gue sih mending jangan dilakukan, soalnya Dewi Kwan Im yang welas asih pasti marah ngeliat tingkah usil kamu.

Nah.. kalau kamu pengin mengoleksi upil yang bentuknya beraneka ragam kamu bisa membuat tempat khusus untuk menempatkan upil-upil tersebut, di dalam dompet atau di dalam toples biskuit khong guan misalnya. Siapa tahu aja suatu saat upil yang kamu kumpulkan bisa setinggi Monas, bukankah itu mengagumkan?
 ***

Tutorial mengupil yang baik dan benar telah gue sampaikan dengan seksama. Harapannya dengan adanya tutorial ini, gue bisa membantu untuk meminimalisir korban yang akhir-akhir ini berjatuhan dengan kasus hidung berdarah karena kesodok jari sendiri atau jari tangan susah dikeluarkan dari dalam hidung karena kurangnya pemahaman dalam memilih jari-jari yang hendak digunakan untuk mengupil.

Semoga postingan ini bermanfaat, dan sekarang waktunya gue harus pamit karena gue mau masuk banker. Denger-denger acara dangdut academy udah mau mulai. Gue takut jadi stres dan lemah syahwat ngeliat tayangan super enggak penting itu. Bye...

                                                                            Salam empat jari, dua upil, satu hidung.

                                                                           

                                                                            Edotz Lelaki Cmungudh

Posting Komentar

76 Komentar

  1. wkwkkwkwk Mantap , Gw Dapet Banyak DanGw Taro Di Bawah Meja Komputer :v

    BalasHapus
    Balasan
    1. jangan di bawah, di atas meja aja ntar kan bisa dijadiin mouse pad

      Hapus
  2. Haishhh ada-ada aja artikelnya...

    http://uyoyahya.blogspot.com

    BalasHapus
  3. bang edotz.....saran nih..saran...ini kalau di pideo kayaknya lebih pas. bang edotz jadi aktornya.....soalnya kembang kempis hidup dan sama goyang goyang jari ini perlu banget buat di tutorialin bang....penting banget....

    setelah itu bang editz pasti bakal jadi orang terkenal bang...terkenal sedunia..melibihi obama...keren kan bang? mending realisasikan secepatnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. aaah.. gue gak mau mendadak populer kalo gue mesti jadi model di video gue sendiri Mot.. elo pake imajinasi sendiri aja, pasti bisa.

      Hapus
  4. wahwah jadi ingat liat ente pas jaman eSDe, d bawah meja ente banyak upil garing,. wkwkwkwk

    BalasHapus
  5. tapi dalam menggoyang-goyangkan jari ke lobang hidung harus hati-hati juga lho, kalau terlalu semangat ngupil bisa membuat diameter lobang hidung jadi lebih besar. apalagi yang suka ngupil pakai jempol kaki.
    dan kasihan bulu-bulu yang tumbuh di hidung karena sedikit banyak pasti akan ikut tercabut karena keseringan ngupil.

    gak tahu kenapa orang-orang malu mengakui upilnya sendiri, upil ini sering di tinggal di tempat-tempat yang gak semestinya.
    mau berbuat tapi malu bertanggung jawab.

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah.. ini ada tips tambahan dari duta upil ASEAN tahun 2013, silakan dicermati ya teman-teman...

      dasar manusia! mereka munafik ya sebenernya. HIH!

      Hapus
  6. mau ngupil ternyata juga perlu pemanasan ya dotz. :D
    terus jari2nya juga mesti bener-bener jari yang gak gampang capek.
    tapi sebaiknya upil jangan dipeperin kesembarang tempat, buanglah upil pada tempatnya. eh tapi kalau dikoleksi bagus juga tuh. lebih bagus kalau ditempelit terus dikasih bingkai. jadi upilnya bermanfaat bisa jadi semacam pajangan yang bernilai seni. *ngaco ya gue* :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. harus Rit karena itu penting..
      upil itu sesungguhnya adalah seni tersendiri.. maka nikmatilah dan kagumilah~

      Hapus
    2. gue sendiri adalah orang yang suka ngupil diam-diam dotz. kamar mandi adalah tempat ngupil yang baik menurut gue. jadi gak repot lagi nyari tempat buat buang upil, dan gak perlu juga peperin upil didinding rumah. :D
      ngupil itu udah pasti dilakuin sama umat manusia, baik ganteng maupun enggak, baik cantik maupun enggak. cuma bayi aja kali ya yang gak bisa ngupil. :D

      Hapus
  7. Ampun baca judulnya geli aku Bang hahaha-____- yah demi kelancaran hidup dan ketentraman jiwa, aku baca aja deh sampe beres. Kalo enggak nanti aku ditilang ranger yang patroli :D

    Ngakak parah! Setuju sama Bang Moti tuh, kalo nggak video ya nggak papa. Asal ada foto kamunya lagi ngelakuin tutorial yang dikasih. Kayak tutorial hijab gitu kan ada fotonya juga Bang. Terus yang fotoin pacar kamu. Duh keren itu pasti.

    Udah absurd abis baca postingan kamu yang ini-___-

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha patroli udah kayak hansip aja Wi -__-"

      udah dibilang wi, gue belum siap populer dengan cara mengupil ini.. gue lelah dengan ketenaran yang enggak elegan ini..
      tapi kalo gue mesti nyontohin tutorial berhijab gue mau kok buat dipoto2 secara brutal~

      Hapus
    2. Kan ranger bahasa gaulnya hansip *eh

      Iya bagus Bang bagus. Jadi cowok jangan mau sok ganteng ya-_-
      Asem! Aku nggak bisa ngebayangin kalo kamu beneran jadi model hijab. Siapa yang rela uploadnya nampilin muka kamu HAHAHA

      Hapus
  8. tutorial anti mainstream hwahahaha
    otomatis gue ngebayangin dong gimana langkah2 itu dilakukan kamprettt :)))
    jarang2 ada yang bikin tutor kaya gini.
    terimakasih tutornya. sekarang gue bisa PD jadi anak gaul yang hidungnya bersih dari upil.

    rambo cowo gaul dan bersih

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya makanya ini dibuat dengan tujuan untuk mengurangi resiko kecelakaan dalam mengupil.

      selamat menerapkan tutorial yang gaul ini.

      Hapus
  9. Hahaha.. aduh,, keren bang! Ngupil aja ada tutorialnya..
    Kalau boleh nanya, kira-kira kalau goyangan jarinya pakai goyang itik, goyang ceisar, goyang ngebor, goyang patah-patah yang paling ampuh yang mana bang? *hihihihi

    Keren! Karakter blog ini artikel dikemas dengan canda dan humor. Keren, membuat pembaca terus membaca... dan tak bosan sampai tuntas.. lanjutkan!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. pada hakikatnya semua goyangan sah-sah saja Gha, yang diperlukan hanyalah kesungguhan hati dan niat yang tulus. Jadi keindahan dalam mengupil akan senantiasa terjaga dengan hakiki.

      iya, makasiiiih Agha~

      Hapus
  10. Ada juga toturial kaya gini, jangan2 tutorial selanjutnya adalah...... tutorial ceb*k -,-
    Tau gak bang, gw baca postingan ini sambil mempraktekin apa yg lu bilang, alhasil gw dapet banyak nih hasil eksekusi, mau ?
    Mantep bang lanjutkan ngupilnya dah :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. tau aja kalo gue mau bikin tutorial begituan, tapi nanti aja deh belum waktunya publish...

      ditunggu twitpic hasil dari ngupilnya ya.

      Hapus
  11. setelah membaca dengan seksama ternyata banyak step yang gw lewatin.
    biasany cuma jari telunjuk sodok, cukil, tarik...
    pantesan ga maksimal hasilnya :v

    saran: jangan memilih jari yang berkuku panjang, kalo ga mau lihat hidung kamu terluka.
    *pengalaman

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah kan, semoga ini bisa mencerahkan pemikiran lo bahwa mengupil bahwasanya gak boleh dilakukan secara sembarangan.

      sebenernya ini bikin dilema, karena di sisi lain jari berkuku panjang, kukunya bisa dimanfaatkan lebih jauh untuk mengangkut upil yang membandel.

      Hapus
  12. Upilnya taburin gula secukupnya, lalu kasihin ke bocah. Biar greget.

    BalasHapus
    Balasan
    1. gak ah, sayang upilnya dikasih-kasihin orang.

      Hapus
  13. wah wah, mas model yang bagian pilihin jari terlalu cantik tuh, hehe..
    lucu parah sumpah, masa sih harus pemanasan dulu?? haha.
    Terus kalo keram di tengah proses gimana mas? apakah efek tanpa pemanasan itu?

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya kalo kram bahaya, kalo jarinya menegang di dalam lubang hidung bakalan susah dikeluarin.. itu hal yang sangat riskan. jadi jangan males pemanasan.

      Hapus
  14. jiaaaaaaaaaa, sumpah absurd banget
    ini barang kayak ginian diposting segala
    patrick aja pingsan nih baca ginian :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. itulah kehidupan..
      segalanya terasa fana, bahkan mengupil pun sebenernya hanya sesuatu yang fana..
      amitaba.

      Hapus
  15. Ya ampun baru tau ada tutorial ngupil serumit ini--" eh bentar, ngupil itu nggak cuma dilakuin sama orang indonesia doang kan ya kak? bule juga bisa ngupil kan? eh iya enggak sih? #persoalan

    BalasHapus
  16. iiiih jorok Edotz
    serius aku udah ilfill baca judulnya aja
    soalnya setiap baca tulisanmu tu otomatis aku jadi bayangin saat lagi ngupil, geli-geli sendiri jadinya hahahhahaaa
    kamu nih ada-ada aja deh

    BalasHapus
    Balasan
    1. yaelah..
      semudah itukah kamu ilfel denganku :(
      haha ini namanya ilmu psikologi, biasanya gak sengaja ikutan kebawa :D

      besok yang gak ada gak ada deh~

      Hapus
  17. Hahaha..ada2 aja lo bang. Ini tulisan asli iseng banget, ngupil aja di bikin tutorialnya... gak usah dibikin video, masukin foto aja udah cukup bang. Tapi sebagian wajah lo harus di sensor..hehhehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya gue emang lagi iseng nih...
      wajah gue disensor?
      gimana kalo upilnya aja? wajah gue masih elegan kok.

      Hapus
  18. gue baca dari awal sih nggak jijik ya..
    tapi baca endingnya ituuu.. oh my godd..!!! jijay gue ngebayanginnya #siapa suruh ngebayangin!

    mana gue belom makan... alamaakkk.. edooooooo.....!!!

    eh kalo ngupil aja pake tutorial, boker juga ada tutorialnya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya siapa suruh.. lagian disuruh juga mau.

      yaudah makan aja lauk upil. boker juga ada cuma kayaknya kurang gimana gitu kalau dipublish~

      Hapus
  19. bang edotz bikin video tutorialnya dong, biar gak kalah sama video tutorial makeup atau hijab gitu. pasti langsung melejit deh videonya :3

    BalasHapus
  20. anjrit ini tips kampret banget. Kalo gue sih bisanya ngupil pakek jempol...........kaki. Iya bang, biar sensasi dorong-cabutnya lebih terasa #maksudnyaapaini ?
    Btw itu foto siapa sih ? kok mukanya gak familiar bang ?? boleh minta pin BB nya gak ? #ehem

    BalasHapus
    Balasan
    1. itu istri gue.. udah gak usah minta pin.
      kalo mau minta pin gue sih boleh.

      Hapus
  21. hahaha kocak banget lo bang, gue sampe ga berhenti senyum baca langkah tutorial ngupil dari awal sampek akhir, sambil bayangin juga sih wkwk.

    tapi emang bermanfaat banget kok bang. seharusnya tips ini lebih tepat nya di berikan kepada anak-anak TK bang, mereka membutuhkan pengarahan mengupil yang baik dan benar wkwk. karena orang tua mereka hanya mengajarkan mereka makan dan minum dengan benar, tapi tidak pernah mengajarkan cara mengupil yang benar. eh tapi btw anak TK udah punya upil ga sih wkwk.

    saran buat langkah yang terakhir bang, mending jangan di buang sembarangan upil kita. kan kita harus menjaga kebersihan. saran gue mending setelah dapet upil langsung di masukkan ke lubang bawah nya aja. iya, mulut. selain menjaga kebersihan tempat di sekitar kita, lumayan juga buat cemilan sambil nonton bola wkwk.

    BalasHapus
    Balasan
    1. selamat ya kamu dapat ilmu baru.

      jangan anak TK lah, jari-jari mereka masih terlalu lemah. mungkin nanti kalo udah masuk SD namanya mata pelajaran Pendidikan Mengupil Pancasila perlu diajarkan

      brilian juga ya ide itu... kalo gue sih pengennya upil gie ditabung aja..

      Hapus
  22. Gue udah baca tutorial ini sewaktu masih anget. Gue nyesel udah baca, kampret banget. Dan sekarang, secara lemah gue dihadapkan dengan kondisi yang dilematik, gue secara kebetulan promo barengan sama postingan ini, dan terpaksa harus baca ulang dan komen. Hih, kenapa akhir-akhir ini gue gak hoki banget yak.

    Btw pas kecil dulu gue sering ngembang kempisin hidung, buat gaya-gayaan aja.. eh gak taunya ternyata kegiatan itu sungguh bermanfaat kalo kita mau ngupil..

    Mau nambahin aja, biar licin dan lobang hidung enggak lecet-lecet, dikasih minyak tawon dulu hidungnya, ini juga akan menambah kenikmatan. Terus jangan lupa perhatikan jari tangan kanan untuk lobang hidung kiri, dan sebaliknya. Agar jika dilakukan secara bersamaan, bisa niruin gayanya anang hermansyah yang pas nyanyi lagu apa gitu judulnya. --"

    gue komentar apa sih. Lo keren bang, dengan bikin postingan kampret, secara brutal siapapun yang membaca menjadi ikut-ikutan kampret juga. Beberapa orang normal yang gue ketahui sebelumnya, mereka tiba-tiba jadi kampret dengan meluncurkan komentar yang senada dengan postingan ini, Kau merubah mereka~

    Huda Lelaki Rapopo

    BalasHapus
    Balasan
    1. itu semua karena muka lo yang emang enggak hoki.

      hal2 kecil di sekitar kita memang kadang bermanfaat, bersyukurulah karenanya..

      boleh tuh minyak tawon, biar makin pedes jadi berasa dahsyat sensasinya. malah ngomongin anang -_-

      karena mereka enggak setia, jadi mereka mudah berubah.. hufh :|

      Hapus
  23. Oke pas bacanya gue sempet mempraktekkan dan ternyata bener, kalo ngupil jangan pake jempol. Bisa melebar lubangnya. Tapi overall gue geliiiiiiiii... Kamfreetoo hahahaha.. Ada2 aja tutorial mengupil. :)))

    Tapi emang penting juga sih, sekarang itu semua-semuanya harus ada tutorialnya biar punya lifeskill #halah. Karena terkadang ada juga orang yang gak tau caranya ngupil, jadi artikel ini bermanfaat. :3

    BalasHapus
    Balasan
    1. karena hal-hal kecil kadang perlu diamati secara seksama karena efeknya juga cukup mencengangkan.. halah.

      okeehsip, jadi perlu diakhiri dengan "nice post" gak nih?

      Hapus
  24. ahahaha gokil banget lo bang.. upil aja bisa lo jadiin tutorial.. jangan2 nanti lo bikin tutorial kentut yang baik dan benar hahaha *ketawa jin

    BalasHapus
    Balasan
    1. mungkin saja. semua hal di dunia ini gak ada yang gak mungkin, begitu juga dengan tutorial ngupil.

      Hapus
  25. gimana kalo jari yang paling berotot itu justru ibu jari ? hahaha
    di peperin ke tempat favorit itu adalah hal yang palingsulit, dimana kita harus melakukannya tanpa ada yang tau haha
    gokil abis

    BalasHapus
    Balasan
    1. ganti aja yang lain demi kemaslahatan lubang hidung...
      nah.. itu butuh skill juga...
      kamu memang jenius.

      Hapus
  26. Kalau bang Edotz bikin tutorial aneh - aneh aku gak heran sih... Karena mungkin bang Edotz masih ada hubungannya ama raden mungil kian santang... Tapi bang Edotz ngalahin musuh pasti pakek upil pembelah langit...

    Pertama... Pilih jari yang berotot... Jariku yang paling berotot mah jempol... Makasih bang Edotz, sekarang aku kalau ngupil udah pakek jempolan...

    Pemanasan... Aku sih sebelum ngupil, pemanasan ngeliat situasi dan kondisi... Cari momen yang pas buat naruh upil di bawah meja, ato ngolesin ke celana orang lewat...

    Bang... Kayaknya kemampuan ngupil kita beda yah... Bang Edotz jauh lebih elegan...

    BalasHapus
    Balasan
    1. jurus itu dipake kalo gue lagi terdesak aja sih.. kalo mau disodomi sama emon misalnya.

      jam terbang juga menentukan tingkat kemahiran dalam mengupil, belajar dulu sana.

      Hapus
    2. " jurus itu dipake kalo gue lagi terdesak aja sih.. kalo mau disodomi sama emon misalnya." = Dengan kata lain... Bang Edotz pernah mengalami tragedi bareng Emon... Iiiuuhhh...

      Hapus
  27. ini tutorial yang kayaknya berguna bagi seluruh umat manusia dotz. apaan coba. ngupil aja ada standar operasionalnya hahahaha.

    tutorial ini menyadarkanku kalau kenapa orang selalu diam diam kalau ngupil padahal setiap orang juga ngupil (diam diam). maka dari itu, mari biasakan ngupil tanpa diam diam.. #Lah

    BalasHapus
    Balasan
    1. karena orang2 perlu mendapat pengetahuan lebih tentang mengupil juga Kuh..

      ayo kita kampanyekan Kuh, ajak orang-orang untuk ngupil dengan syahdu di jalanan tanpa ragu!

      Hapus
  28. salut!, ini tutorial pasti useful banget bagi generasi muda yang belum tau caranya wkwk
    btw salam kena gan, mampir ke blog gue yo

    BalasHapus
  29. Kalau upilnya setinggi monas, bisa2 dapet rekor MURI nanti bang :)

    @nafarinm_blog
    on twitter..

    BalasHapus
  30. oh gitu.. lo gak horny sama anak yg di depan elo kan?

    mari~

    BalasHapus
  31. elo aja sana, gue udahan ngupilnya.

    BalasHapus
  32. oke, sekali lagi bang Edotz mengajarkan bagaimana menjalani hidup yang baik.
    sebenarnya gue punya cara sendiri. pas nyobain cara ini, ternyata lebih efektif dan efisien. lebih banyak upil yang bisa gue gali. Nice teknik!

    BalasHapus
    Balasan
    1. yap.. hidup yang baik. dan lebih bermakna.
      sippp.. so nice~

      Hapus
  33. peperin ke tempat paporit. buka aib :D
    eh ngmong2 gue langsung ubek2 hidung habis baca ini bang

    BalasHapus
    Balasan
    1. oh... ati2 loh, sayangi hidungmu minum yakult tiap hari~

      Hapus
  34. Aduh, kok bisa-bisanya gue nyasar ke tempat ini aduh, hehe...

    btw, salam kenal..
    Blogger ngaco juga ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tau, keselatan dikit, terus belok kiri. Abis itu ke kanan..

      Hapus
  35. Kampret banget.

    Ngupil aja ada tutorialnya, seharusnya diajarin ke balita nih :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. jangan sekali-kali ngajarin ini ke balita!
      balita belum kekar jari-jarinya..

      Hapus
  36. Jari yg paling pas buat ngupil itu telunjuk, panjang dan besarnya biasanya pas utk hidung kita. Jari telunjuk jg punya otot2 yg diperlukan saat mengorek ngorek hidung utk menemukan upil yg bersembunyi. Kalo upilnya gak mau dipeperin, di pilin2 dulu, abis itu dilempar ke tempat yg layak....

    BalasHapus
    Balasan
    1. yaaak...
      kamu punya kebiasaan tersendiri dan itu sah-sah aja, lanjutkan ngupilnya!

      Hapus
  37. Kampret lah ngupil aja ada tutorialnya. Pokoknya, Keep ngupil and jangan ngupil pake garpu. itu serem.

    BalasHapus
  38. Wkkwkwk,, entah kenapa gw jadi eneg baca ini.. :D
    Kalo gw sih ngupil pake telunjuk atau jari. Pas! haha...

    BalasHapus
  39. Sungguh bermanfaat! Tulisan ini sangat menginspirasi umat manusia.


    -______-

    BalasHapus