Hari Sabtu, 21 September 2013 kemarin kampus gue IKIP PGRI Semarang ngadain acara 'Malam Inagurasi' dengan bintang tamu Ada Band. Sebagai salah satu anak BEM yang jadi panitia, gue merasa anak BEM juga harus jadi bintang tamu. Yap.. anak BEM juga punya band gaul, nama band-nya 'Ada BEM'. Ini enggak kalah keren sama Ada Band, walaupun emang kalah jauh banget kalo ngomongin ganteng.


Ini adalah tahun kedua kampus gue mengundang band ternama buat acara malam inagurasi setelah tahun sebelumnya Sheila On 7 yang jadi bintang tamu. Buat gue, ini adalah kemajuan yang luar biasa mengingat di tahun gue masuk ke kampus gak ada yang namanya malam inagurasi, boro-boro band ternama yang dateng, Ustadz ternama yang dateng aja gak ada. Gue berharap banget waktu itu Ustadz Maulana bisa ngisi di kampus gue, tapi kayaknya dia sekarang pindah kerja jadi Tour Guide jemaah haji, kemarin gue liat tipi, dia bilang, "Astaghfirullah Jama'ah....."

Malam inagurasi tahun ini sangat spesial buat gue. Karena ditahun ini gue ikutan jadi panitia penyelenggara Malam Inagurasi. Walaupun job gue cuma nyalain kembang api setelah Pak Rektor resmi menutup kegiatan POEMA yang udah berlangsung selama tiga hari. Oh iya, gue lupa jelasin malam inagurasi itu acara seperti apaan sih?

Malam inagurasi itu semacam welcome party buat para mahasiswa baru yang selama tiga hari sebelumnya udah ngikutin POEMA atau biasa disebut ospek di kampus lain. Dan malam inagurasi ini jadi semacam penutupan kegiatan ospek sekaligus hiburan buat para mahasiswa baru.

Pemilihan Ada Band buat bintang tamu juga melalui proses yang cukup panjang, setelah awalnya ada tiga opsi, yaitu : Seventeen, Lyla dan Ada Band. Gue sempet ngusulin ke presiden BEM mending ngundang band produk kampus, ada kok band yang kerennya sampe tumpeh-tumpeh, namanya "Kangen BEM", tapi Presiden gak setuju, ini nyakitin banget... akhirnya ketiga band yang  jadi usulan dipolling aja. Sampai akhirnya Ada Band yang terpilih.

 Dilihat dari wajahnya, mereka punya bakat alami sebagai tukang pijat.

Waktu hari H, seluruh penonton yang masuk diminta untuk melepas sabuk mereka untuk meminimalkan kerusuhan. Ada seorang cowok yang memohon dengan sangat kepada polisi agar dia diberi keringanan biar gak melepas sabuknya, setelah sekian lama memohon, akhirnya cowok tersebut menunjukkan bukti nyata kalau ternyata kancing celananya gak ada, jadi kalo enggak disabukin celananya enggak bisa dikancingin, endingnya melorot. Asli, mukanya kasian banget... Sayang dia tetap harus melepas sabuknya dan diganti sama tali rafia. Semoga dia diberi ketabahan.

Malam itu Ada Band membawakan sekitar 12 lagu, diantaranya ada Surga Cinta, Yang Terbak Bagimu, Karena Wanita (ingin dimengerti), Kau Auraku, serta single terbaru berjudul BEIB juga pertama kalinya dibawakan oleh Ada Band secara live. Malam itu emang pecahnya kebangetan, selesai acara gue dikabarin sama admin twitter @bem_ikip, dia kebanjiran mention dan semuanya bilang puas, buat yang kepengen tau gimana hebohnya kalian bisa cek favourite @bem_ikip.

Waktu Ada Band mulai perform membawakan lagu pertamanya, ada sebuah rasa gemetar yang luar biasa, gue gak nyangka. Temen-temen BEM IKIP PGRI Semarang bersama UKM Musik Immortal bisa membawa Ada Band hadir di kampus gue.

Ada rasa bahagia, bangga dan haru saat Ada Band terus-menerus menyanyikan lagu demi lagu malam itu. Euforia penonton malam itu pun luar biasa, gue melihat mereka dari lantai 2 dengan bahagia walaupun mata agak sedikit perih ngeliat cowok-cewek pada gandengan mesra, bahkan ada yang peluk-pelukan segala. Gue pun segera netesin obat mata, alhamdulilah perih di mata gue berkurang, walaupun hati enggak.

Puncak dari segala kebanggan yang gue rasakan malam itu adalah saat Ada Band membawakan lagu INTIM BERDUA. Penontonnya hyper banget, jingkrak-jingkrak kayak kuda sumbawa lagi horny. Jika gue yang sebagai anak BEM aja udah bangga banget. Gue yakin, Presiden BEM, Wakil Presiden BEM, dan Ketua Panitia malam inagurasi, mereka pasti merasakan jauh berlipat-lipat kebanggan dan kepuasan pada malam itu. Rasa jenuh, lelah dan keluh kesah, melebur jadi satu dan berganti menjadi rasa bangga.

Mungkin, menjadi pengurus BEM periode ini adalah pengalaman organisasi terakhir gue sebagai mahasiswa. Karena gue memang udah terlalu tua dan pengen buru-buru wisuda. Dan di BEM kali ini gue merasakan, kepengurusan ini benar-benar luar biasa. 

Sinetron baru di RCTI, Putra Yang Ditukar 
Coming Soon...

Hello dunia selamat malam minggu,
Beri malam yang tak terlupakan,
menyentuhmu dengan kata indah,
Wangi aroma intim berdua...

Ya! Ada Band berhasil membuat malam minggu gue, penonton dan teman-teman BEM IKIP PGRI Semarang menjadi sangat indah dan tak terlupakan.

Thanks, Ada Band!