Gue suka agak gemeter kalo ngomongin Jakarta. Di satu sisi kadang gue pengen ngerasain kerasnya hidup di ibukota, di sisi lain gue mesti mikir-mikir lagi karena pernah punya pengalaman nggak enak waktu dipalak preman di terminal Kampung Rambutan. Yah... gue emang cowok yang lemah dan mudah menyerah.

Walaupun gue masih suka minder kalo mesti hidup di Jakarta, tapi gue akui, Jakarta itu kota yang keras namun keren. Mobilnya banyak, sepeda motornya juga banyak. Yang lebih bikin kagum lagi, gedungnya tinggi-tinggi, sampe puluhan lantai. Di kota gue, bangunan paling tinggi palingan cuma dua lantai. Itu aja bangunan sekolah.

Ngomongin kehidupan di Jakarta, emang identik dengan anak gaul. Gue yang sejak dulu punya cita-cita jadi anak gaul papan atas. Juga pengen ngerasain hidup di Jakarta. Walopun mesti macet-macetan, walopun mesti adu otot kalo senggolan dikit di jalan. Tetep aja, Jakarta selalu punya daya tarik tersendiri.

Kalo ada Rumah dijual di Jakarta, dan akhirnya bisa kebeli, itu pasti bakalan jadi sebuah kebanggaan dan kebahagiaan hakiki tersendiri. Jelas aja, karena perkembangan kawasan di Jakarta emang udah jadi kawasan yang identik dengan pusat bisnis, baik itu bisnis skala kecil, menengah ataupun besar.

Udah gitu ditambah dengan faktor pendukung lainnya yaitu, jarak yang mudah ditempuh dengan pusat bisnis lainnya. Seperti daerah Kuningan dan Tanah Abang yang relatif dekat. Seperti yang kalian belum tau, makanya gue kasih tau. Bisnis yang berkembang di daerah Tebet di antara lain adalah bisnis kuliner. Bisnis kuliner ini udah sangat popular di Jakarta, sehingga belum afdol jika mengunjungi Jakarta tanpa menyambangi daerah Tebet, minimal buat sekedar numpang pipis lah.

Selain bisnis kuliner, Tebet juga terkenal dengan sebutan paru-paru Jakarta. Karena konon katanya, di daerah tersebut terdapat taman yang sangat besar dengan fungsi menjadi tempat pembibitan segala macam pohon yang nantinya akan digunakan oleh dinas pertamanan untuk ditanam di wilayah Jakarta lainnya. Nah, kalian yang bukan orang Jakarta pasti baru tau sama info ini, kan?

Sama, gue juga.

Taman ini udah jadi tempat favorit bagi warga Tebet ataupun di luar Tebet untuk berolahraga ataupun sekedar berekreasi. Yang manfaatin buat nyari gebetan juga ada sih. Tapi karena peluang dapetnya tipis, karena tiap ngajak kenalan dikira mau malak. Eksistensi kaum yang suka ngajak kenalan lalu berharap jadi gebetan makin hari jadi makin terkikis.

Kalo dipikir-pikir, dengan hadirnya taman yang jadi paru-paru Jakarta. Dan tempat kuliner yang mantap. Hal tersebut merupakan nilai penunjang bagi kalian yang ingin menjual atau pun berbisnis rumah di wilayah ini.

Proyeksi calon konsumen untuk wilayah ini berada pada tingkat menengah ke atas. Mayoritas populasi dihinggapi oleh kaum urban yang memiliki gaya hidup tinggi, yang ngeliat barang keren dikit bawaannya pengen beli mulu.

Keutamaan ini menjadi penyumbang bergengsinya wilayah ini sehingga harga jual yang akan diperoleh juga sangat tinggi. Udah jelas banget, hal ini bakal sangat menguntungkan bagi kalian yang sedang bergelut dengan bisnis penjualan rumah di daerah elit ini.

Beberapa daerah favorit yang terkenal adalah daerah Tebet Barat, di sana anda dapat menjumpai rumah-rumah nan megah dengan kelas yang sangat tinggi ditunjang dengan lokasi yang strategis dan suasana yang nyaman membuat kesempatan mendapatkan kehidupan yang berkualitas sangat besar.

Hal-hal yang banyak orang impikan untuk sebuah hunian yang ideal berada pada kawasan ini, jika anda memiliki kesempatan untuk berbisnis property di daerah ini, itu adalah tambang emas yang anda bisa manfaatkan dengan baik karena berbisnis property di daerah ini merupakan kesegaran yang didambakan bagi calon konsumen anda.

sumber gambar : http://tebet-jakarta.harrishotels.com/uploads/pages/Jakarta-bw_18.jpg