Yuk, Kenali Lebih Jauh Bagaimana Payroll System Bekerja

Apa itu Payroll atau penggajian?

Payroll  adalah proses dimana pemilik bisnis membayar karyawan untuk pekerjaan yang telah mereka selesaikan. Setiap berbisnis dengan karyawan harus memiliki proses penggajian yang ditetapkan. Penggajian seringkali merupakan pengeluaran terbesar untuk sebuah bisnis. Proses penggajian yang efektif dan efisien akan memastikan bahwa karyawan dibayar secara akurat dan konsisten, sehingga memungkinkan SDM dapat fokus pada bidang lain.

Payroll tampaknya sederhana, tetapi menjadi rumit karena berbagai pemotongan yang terjadi dalam beberapa komponen penggajian. Pengusaha harus menahan pajak dari setiap gaji dan memastikan bahwa dana yang akurat dibayarkan ke pemerintah secara benar. Pengusaha juga dapat bertanggung jawab untuk mengurangi dan membayar premi asuransi dan menyetorkan dana ke rekening pensiun atau ke badan amal yang dipilih.

Tugas pemrosesan penggajian dapat menciptakan beban yang besar dan tekanan yang tidak diinginkan bagi pemilik bisnis kecil dan dapat juga membebani pemilik bisnis besar. Batas waktu yang tidak terjawab atau pengajuan pajak yang salah dapat mengakibatkan denda atau penjara. Untuk menghindari masalah ini, usaha kecil, menengah, dan besar dapat memanfaatkan payroll system.

Apa itu Payroll System?

Payrol system adalah perangkat lunak yang dirancang untuk mengatur semua tugas pembayaran karyawan dan pengarsipan pajak karyawan. Tugas-tugas ini dapat mencakup melacak jam kerja karyawan, menghitung upah, memotong pajak dan pemotongan, mencetak dan mengirimkan cek, menyelesaikan setoran langsung, membayar premi kepada operator asuransi, dan membayar pajak pekerjaan kepada pemerintah.

Payroll system sering membutuhkan pemilik bisnis untuk memasukkan informasi yang berkaitan dengan komponen penggajian. Kemudian payroll system menggunakan informasi tersebut untuk melakukan perhitungan dan memotong secara otomatis. Sebagian besar payroll system memperbarui sistemnya sendiri setiap kali undang-undang pajak berubah dan akan mengingatkan pemiliki bisnis kapan harus mengajukan berbagai formulir pajak.

Bagaimana memilih Payroll System Yang Cocok Dengan Kebutuhan Bisnis Anda?

Memilih payroll system yang paling sesuai dengan bisnis Anda sangat penting. Mungkin sulit untuk memutuskan payroll system mana yang harus dipilih, tetapi ada beberapa faktor yang perlu diingat ketika memutuskan.

Pertama, analisis ukuran bisnis Anda dan putuskan berapa banyak yang Anda bayarkan untuk payroll system. Menentukan anggaran dan klasifikasi ukuran bisnis akan mempersempit daftar vendor payroll system, membuat pilihan Anda jauh lebih mudah. Kedua, bandingkan penawaran dari vendor yang tersisa dan baca ulasan dari beberapa pelanggan saat ini. Ketiga, jika tersedia, minta demo dan lihat sendiri betapa mudahnya payroll system bekerja dan seberapa cocoknya dengan bisnis Anda.

Meskipun bisnis anda kecil, untuk menangani tugas penggajian melalui proses manual, dapat banyak memakan waktu. Salah perhitungan seorang pemilik bisnis dapat berada dalam masalah hukum atau keuangan. Perusahaan menengah dengan hingga 100 karyawan sangat diuntungkan dengan berinvestasi dalam payroll system.

Mengapa Harus Menggunakan Payroll System?

Payroll system dapat mengurangi kesalahan dalam proses penggajian dan mengurangi volume pekerjaan dalam menghitung jam kerja, upah, dan pemotongan pajak. Selain mudah digunakan, sering kali harga sangat terjangkau. Dalam beberapa kasus, pemilik bisnis dapat menghemat uang dengan menggunakan payroll system untuk pemrosesan penggajian daripada alternatif lain.

Pemilik bisnis dapat membeli sistem yang terjangkau yang dapat diakses di komputer atau cloud, menggunakan model pay-as-you-go. Pengunaan payroll system dapat memangkas biaya jasa seorang akuntan internal untuk proses penggajian. Perusahaan juga dapat menghindari bekerja dengan pihak ketiga untuk proses penggajian.

Terakhir, pemilik bisnis  dapat mengontrol proses penggajian dengan menggunakan payroll system.  Artinya, memungkinkan laporan bisnis disusun dengan kecepatan yang diinginkan dan membuat perubahan dengan cepat jika diperlukan. Lebih efisien, daripada mencoba membuat laporan secara manual atau berhubungan dengan perusahaan penggajian pihak ketiga untuk melakukan perubahan. Untuk lebih mengenal bagaimaan payroll system bekerja, segera hubungi LinovHR yang siap melayani setiap kebutuhan bisnis anda.

Setelah Bertahun-tahun, Koleksi Kumpulan Cerpen Bobo Ini Akhirnya Lengkap Juga ~

Salah satu bacaan yang masih suka saya baca dari jaman masih jadi anak SD sampai sekarang udah jadi guru SD adalah majalah bobo.



Walaupun udah nggak langganan, kalau ada edisi-edisi tertentu yang menarik saya masih tetap beli. Tapi saya tetap paling suka nyari majalah bobo yang terbit di tahun 90-an sampai awal tahun 2000-an. Majalah Bobo di tahun segitu memang dekat sekali dengan jaman saya masih anak SD. Kalau baca bisa sambil sekalian nostalgia.

Dulu, waktu masih SD hampir setiap minggu saya beli majalah bobo pakai uang saku sendiri, karena waktu itu bapak tidak merestui hobi membaca saya. :D

Bapak jauh lebih suka saya mengaji atau membaca buku pelajaran yang jelas tidak ada menarik-menariknya sama sekali.

Di dalam majalah Bobo, saya sering melihat kalau majalah bobo juga menerbitkan serial Kumpulan Cerpen Bobo dan Kumpulan Dongeng Bobo. Setiap melihat cover dan judul cerpen dongengnya yang ditampilkan, saya selalu antusias pengen beli tapi nyatanya nggak pernah benar-benar beli. Bukan karena pelit atau cuma banyak ngomong doang. Tapi karena memang di kota saya, Pemalang, nggak pernah ada toko buku yang menjual serial Kumpulan Cerpen Bobo atau Kumpulan Dongeng Bobo.

Kota saya memang minimalis, jarang dikenal publik. Bahkan, mungkin di peta Jawa Tengah saja kota Pemalang nggak keliatan, kalau ingin liat mesti digosok dulu di bagian tertentu pakai uang logam biar tulisan kota Pemalang ini bisa muncul.

Kota Pemalang ini letaknya diantara kota Pekalongan dan Tegal. Kalau ada bus antar kota yang bersliweran, di kaca depan bus yang mereka tulis seringnya ‘cuma’ Pekalongan-Tegal. Bahkan ada Batang-Pekalongan-Tegal. Nama Pemalang sering diabaikan begitu saja. Ini saya mikir, Pemalang nggak penting-penting amat atau yang punya bus taunya habis Pekalongan langsung Tegal.

Ya, memang sih... kota ini dari dulu sampai sekarang gini-gini aja. Jangankan Gramedia, KCF ataupun Pizza Hut aja nggak ada yang berani buka lapak di Pemalang. Ya, karena sudah jelas. Daya beli masyarakatnya masih rendah. Itu sebabnya, dulu buku yang dijual di Pemalang kebanyakan serial stensilan, sukur-sukur ada serial Wiro Sableng. Komik dan novel gramedia hampir dikatakan mustahil waktu itu ada di Pemalang. Karena ya, memang nggak ada Gramedia atau pun toko buku yang meyakinkan.

Balik ke Majalah Bobo dan serial Kumpulan Cerpen Bobo. Saya masih ingat, buku kumpulan cerpen Bobo pertama yang berhasil saya dapatkan berjudul ‘Bola-Bola Kesepian’. Secara ajaib saya mendapatkan judul ini di salah satu loper koper depan toko Famous di kota saya. Dan cuma itu satu-satunya buku Kumpulan Cerpen Bobo yang muncul di kota saya.

Saking senangnya dengan kumpulan cerpen bobo yang pertama saya punya itu, saya sampai membacanya berkali-kali nggak bosen-bosen.


Sekian lama memendam keinginan untuk memiliki buku dari kumpulan cerpen bobo lainnya, saya mulai mendapatkan angin segar sejak kuliah di Semarang dan mengenal toko buku bekas yang ada di sekitar stadion diponegoro dan lantai dua Pasar Johar yang waktu itu belum kebakaran.

Saya mulai mendapatkan kumpulan cerpen bobo satu per satu dengan harga berbeda-beda, mulai dari lima ribuan sampai dua puluh ribuan. Waktu itu memang belum ada Tokopedia, Bukalapak ataupun Shopee. Palingan cuma OLX yang dulu namanya masih Tokobagus.

Jadi saya ngumpulinnya bener-bener secara ‘manual’, nyari satu per satu judulnya dari satu toko ke toko lain, selama berminggu-minggu, berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. Setiap ada kesempatan berkunjung ke toko buku bekas buat nyari komik. Saya nggak pernah absen buat nanya kumpulan cerpen Bobo.

Dari pertama masuk kuliah sampai lulus kuliah. Saya masih belum berhasil melengkapi semua nomor yang ada, jumlahnya memang banyak sekali. Kalau tidak salah, ada sekitar delapan puluh tiga judul yang sudah dikeluarkan majalah Bobo untuk seri kumpulan cerpen bobo dan sebelas seri untuk kumpulan cerpen guru yang diterbitkan.

Alhamdulillah... sejak muncul toko online beberapa tahun ini, niat saya untuk mengumpulkan serial Kumpulan Cerpen Bobo jadi lebih mudah. Hampir setiap hari saya patroli di Bukalapak, Tokopedia sampai OLX untuk mencari serial ini. Bermacam-macam kata kunci juga saya pakai biar tidak ada jualan yang terlewatkan mulai dari kumpulan cerpen bobo, pustaka bobo, pustaka ola, cerpen anak dan lain-lain.




Hal itu saya lakukan sering-sering karena siapa tahu aja tiap hari ada penjual yang baru mengupload jualannya, jadi saya bisa langsung tahu dan nggak keduluan sama pembeli lain yang mungkin meminati serial Kumpulan Cerpen Bobo ini.

Saya membuat list sendiri untuk mencatat nomor berapa saja yang belum saya punya. Setelah itu, saya terus berburu di toko online ataupun di toko buku bekas yang saya jumpai. Nah, karena sekarang serial saya sudah lengkap. Berikut ini saya tuliskan judul lengkap dari Kumpulan Cerpen Bobo yang di pertengahan nomornya jadi lebih sering dikenal dengan nama Pustaka Ola.

Judul Lengkap Kumpulan Cerpen Bobo :

Kumpulan Cerpen Bobo

1 Khayalanku Sebelum Tidur
2 Serigala di Malam Hari
3 Dia Belum Terlambat, Kan?
4 Hantu Jembatan
5 Makhluk Berpedang Perak
6 Surat dari Surga
7 Lebih dari Meminta Maaf
8 Bingkai yang Kosong
9 Rahasia Lemari Rahasia
10 Adik Manis di Balik Pagar
11 Menunda Itu Masalah
12 Teman yang Dirindukan
13 Suara Hantu di Tengah Malam
14 Pujian Yang Menyesatkan
15 Tarian Odeta
16 Tanggal Keramat
17 Hadiah
18 Pita Pita Pita
19 Diuji dengan Mimpi
20 Si Penjaga Pintu
21 Saudara Tiri
22 Mama Sayang Kamu
23 Naluri Detektif Kecil
24 Surat yang Mempunyai Mata
25 Sang Dirigen
26 Hati yang Berubah
27 Istana Anak Milennium III
28 Cincin Keramat
29 Sebuah Rahasia
30 Bola-Bola Kesepian
31 Pesulap Kecil
32 Mengatasi Krisis Uang Saku
33 Saku Kesebelas Pak Kulas
34 Jagoan Empat Mata
35 Layang-Layang Keberuntungan
36 Wangi di Senja Hari
37 Nilai Sebuah Kenangan
38 Mama Berhati Emas
39 Teman dalam Kegelapan
40 Biodata Palsu
41 Tamasya Ke Masa Silam
42 Korespondensi dengan Pencuri
43 Kampung Berwarna Paman Nico
44 Cerita Misteri Ke-13
45 Lukisan Untuk Papa
46 Rumah di Bawah Kabut
47 Gaun Biru Warisan
48 Segelas Air Pengakuan
49 Menanti Kata-Kata
50 Petunjuk yang Terlewatkan
51 Viva dan Pippa
52 Dugaan yang Salah
53 Resep Panjang Umur
54 Tawa di Gudang Tua
55 Dompet Bolu Kukus
56 Detektif Kacau
57 Kue Kue Eka
58 Teman Khayalan
59 Peta Harta Katun
60 Balon Harapan
61 Si Jahil Dijawil
62 I Love You Too!
63 Eh.., Kecopet, Kecepot!
64 Serial Li-El
65 Mereka Membicarakanku
66 Aku Bertemu Hantu
67 Halo Efek
68 Hanakotoba
69 Mencopet Pencopet
70 Gara-Gara Televisi
71 Rumah di Atas Pohon
72 Misteri Kunci Berbau Wangi
73 Kata Sandinya : Botak
74 Gambarku Tak Berketombe
75 Bukit Ketiga Belas
76 Anak Aneh
77 Jatuh Bangun
78 Tangisan di Malam Hari
79 Mereka Anak-Anak Baik
80 Penaklukkan Sinar Laser
81 Love Li-El
82 Hari-Hari Hello
83 Kereta Hantu Berhantu


* Kumpulan Cerpen Guru
1 Guru Les Gratis 
2 Hati yang Berubah 
3 Sahabat 
4 Segelas Air Untuk Guru 
5 Panggil Saja Aku, Ito! 
6 Kartu yang Hilang 
7 Guru Juga Manusia 
8 Jujur dan Sahabatku 
9 Jurus-Jurus Menyontek 
10 Penolong Rahasia 
11 Kantong Bolong Pak Wong




Untuk mengumpulkan serial sebanyak itu yang bukunya terbit sudah lama dan nggak cetak ulang memang nggak gampang. Pernah ada penjual di Bukalapak yang jual bukunya paketan, kalau mau beli harus lima buku langsung. Padahal keempat judulnya saya sudah punya. Tapi karena khawatir nanti cari judul itu susah lagi, akhirnya saya beli semuanya. Empat buku yang sudah saya punya judulnya, saya jual lagi di toko nline. Alhamdulillah ternyata laku juga.


Ya, ngumpulin buku sebanyak ini memang butuh perjuangan dan butuh waktu. Ada nomor-nomor tertentu yang susah banget didapetin. Salah satunya, nomor 72 yang judulnya Misteri Kunci Berbau Wangi. Nomor ini jarang banget ada yang jual. Udah dicari muter-muter tiap hari nggak nemu-nemu.

Sampai akhirnya, suatu hari saya nemu di Tokopedia, langsung order judul buku ini, tapi akhirnya dibatalkan sama penjualnya. Padahal waktu itu pesanannya sudah diproses. Ternyata gini aja, bikin nyesek.

Beberapa hari kemudian, waktu lagi searching di Bukalapak, nggak sengaja nemu lagi satu penjual yang jual buku ini. Begitu udah order, beberapa saat kemudian, dikabarin kalau bukunya dicari nggak ada, akhirnya terpaksa cancel pesanan. Bener-bener deh, penampakannya udah ada tapi nggak jodoh-jodoh sama buku ini.

Sekitar seminggu kemudian, eh... nemu lagi buku ini dijual oleh penjual yang sama yang bilang bukunya nggak ketemu. Harganya berubah, dinaikkan jadi lima ribu rupiah,tapi ya nggak masalah. Saya coba order ulang, akhirnya dapat juga judul buku yang ‘sulit’ ini.

Lalu,buku terakhir yang saya dapat judulnya Serial Li-el nomor 64. Padahal dulu banget, pernah lihat judul buku ini ada yang jual, tapi karena menunda-nunda buat beli. Beberapa hari kemudian bukunya hilang dari peredaran. Mungkin karena ada yang beli.

Setelah tiap hari muter-muter tokopedia sama bukalapak. Akhirnya judul buku ini kembali ada yang jual di bukalapak. Penjualnya bernama Angon Buku. Langsung deh nggak pakai lama, buku ini saya order sambil berharap semoga bukunya masih ada dan pesanannya nggak dibatalkan sama penjual. Alhamdulillah... bukunya cepet banget diproses dan akhirnya sampai di rumah dengan mengagumkan. Koleksi Kumpulan Cerpen Bobo saya akhirnya lengkap!

Dulu, saya sempat tidak yakin kalau saya bisa melengkapi semua judul Kumpulan Cerpen Bobo. Soalnya judulnya banyak banget dan yang jual sudah jarang. Tapi ternyata, setelah bertahun-tahun berjuang, nggak nyangka banget Kumpulan Cerpen Bobo ini bisa lengkap.

Saya sendiri kalau misal disuruh ngulang ngumpulin ini dari awal, jelas nggak yakin kalau bisa ngelengkapin lagi semua judulnya, hehe...

Sekarang giliran Kumpulan Dongeng Bobo yang sedang saya usaha buat lengkapi. Tinggal sekitar tiga puluhan nomor lagi yang belum dapat. Dan ini levelnya lebih sulit dari Kumpulan Cerpen Bobo karena yang jual memang udah jarang banget. Bismillah aja deh....